Nasional

Gerindra: Pilpres Kali Ini Terberat, Prabowo Dikepung

Kamis, 11 Oktober 2018

KerenNews.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai Pilpres 2019 yang diikuti Prabowo Subianto untuk kali ketiga ini merupakan yang terberat di antara Pilpres 2009 dan 2014 lalu.

Menurut Muzani, pada pilpres kali ini koalisi pendukung merasakan Prabowo dikepung dari berbagai lini.

“Kami merasakan terus terang ini adalah bobot terberat beliau [Prabowo] menjadi calon presiden. Jadi kami merasa bahwa Prabowo saat ini dikepung,” kata Muzani di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (10/10).

Muzani mengatakan, pada Pilpres 2009 tidak ada pengerahan kepala daerah baik bupati, wali kota, hingga gubernur untuk mendeklarasikan dukungan kepada salah satu calon. Sedangkan saat ini menurutnya ada kesan pengerahan masif para kepala daerah.

Baca: Amien Rais Minta Jokowi Copot Tito Karnavian

Sementara itu, Muzani mengatakan kepala daerah yang berasal dari koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga Uno tidak berani untuk mendeklarasikan dukungan. Meskipun, dia mengklaim pihaknya juga tidak memberi arahan tersebut.

Muzani juga menjelaskan ‘kepungan’ berikutnya berasal dari hasil berbagai lembaga survei terkait elektabilitas Prabowo hingga pemberitaan di media massa. Menurutnya, pemberitaan di media cenderung tidak berimbang dengan condong ke Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

“Pemberitaan Prabowo tidak boleh positif, rakyat yang mendukungnya harus dalam suasana kayak gini dan seterusnya,” kata dia.

Sama halnya dengan dukungan para pengusaha. Menurut Muzani, pengusaha yang hendak mendukung Prabowo-Sandi merasa khawatir karena sudah terikat proyek dengan pemerintah. Jika ada yang mau mendukung pun dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Baca: PA 212 Anggap Pemeriksaan Amien Rais Pembodohan Publik

“Karena mereka mengatakan bahwa proyek kami dengan pemerintah APBN atau APBD terancam,” kata Muzani.

Meski ada upaya pengepungan yang diprediksi berlangsung hingga April mendatang, Muzani mengklaim Prabowo-Sandi tetap mendapat respons positif masyarakat.

Apalagi, kata Muzani, isu-isu terkait kondisi ekonomi yang semakin berat dirasakan langsung masyarakat. Koalisi pendukung pun terus meyakinkan agar Prabowo dapat terpilih nanti.

“Karena pada akhirnya demokrasi akan diterima dengan cara apapun bagaimana rakyat mempercayai kami, mandat itu bisa kami raih pada Rabu 17 April,” kata Muzani. (KRN)

Sumber: CNNIndonesia

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

To Top