Breakingnews

Tanggapan Ma’ruf Amin soal Ceramah Viral Yahya Waloni ‘Pemimpin Tua’

Minggu, 16 September 2018

KerenNews.com, Jakarta – Sebuah video ceramah seorang ustadz viral di media sosial karena menyerang KH Ma’ruf Amin, Tuan Guru Bajang (TGB), hingga Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Calon wakli presiden pasangan Joko Widodo (jokowi) itu pun menanggapi hal tersebut.

“Saya kira nggak perlu ditanggapi,” kata Ma’ruf Amin ditemui di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (15/6/2018).

Diketahui ustadz yang menyerang tokoh-tokoh dalam ceramahnya itu bernama Yahya Waloni. Dalam ceramahnya, Yahya menyerang Ma’ruf Amin dengan menyebutnya sudah uzur dan akan mati.

Baca: Aksi Kampanye Damai, ‘Jokowi’ dan ‘Prabowo’ Boncengan

Ma’ruf Amin menilai,  seorang pemimpin yang berkaitan dengan urusan bangsa dan negara tidak dilihat dari usia. Dia pun mencontoh Perdana Menteri Malaysia Mahathir juga berusia tak lagi muda.

“Kan ini soal bangsa, soal negara. (PM Malaysia) Mahathir lebih tua, jadi nggak ada masalah. Ketika Pak Jokowi milih saya kan tahu bahwa saya tua. Jdi nggak ada masalah,” ucapnya.

Video ceramah Ustaz Yahya Waloni yang menyerang tokoh-tokoh tersebut viral di media sosial. Pidatonya yang berdurasi sekitar 10 menit diposting dalam akun YouTube ‘Cahaya Tauhid’. Video yang diposting pada 11 September lalu itu hingga sore ini sudah dilihat oleh lebih dari 86 ribu orang.

Baca: Ini Alasan Kominfo Pasang Iklan Jokowi di Bioskop

Tampak Yahya tengah berceramah di depan mimbar dalam video tersebut. Tidak diketahui lokasi ceramahnya itu maupun kapan waktunya. Selain ke Ma’ruf Amin, Yahya memberi serangan kepada TGB yang kini telah menyatakan dukungannya untuk Jokowi.

Dia mempelesetkan nama TGB dengan ‘Tuan Guru Bajingan’. Kemudian Yahya juga menyinggung nama Megawati. Ia mengaku mendoakan Presiden RI ke-5 itu cepat mati.

Selain diposting di YouTube, petikan video ceramah Yahya Waloni juga di-repost dalam akun Facebook ‘Humor Politik’. Video tersebut sudah ditonton sebanyak 180 ribu kali dan dibagikan hampir 3 ribu orang. (KRN)

Sumber: Detik

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

To Top